Portal Digitalisasi Cerita Rakyat & Warisan Tradisi Lisan Sulawesi Barat
PusakaDigital Sulawesi Barat
Beranda Katalog Cerita Peta Budaya Agenda Riset
Desa Ulu Mambi, Kec. Mambi, Kab. Mamasa

ULU MAMBI

22 May 2026 -2.920190, 119.269010
ULU MAMBI

Naskah Dokumen Digital (PDF)

Transkrip lengkap atau naskah asli Lontara

Buka / Unduh Naskah PDF
Battu la roa, la u"da raka, ampo nasanga asang tau ahoo di kampung Mambi, Mamasa. U"da tau mala tama di kampung Mambi mua" mangbaha tau nia" kadake aka la manglambi" tau gara". Moinna la mala tau tama ampo kela purang tau ma"kedo, anna la messohong tau atoka la lako tau dikampung senga", pastinggia u"da tau mala manglambi lalang.
U"da pi deeng diringgi natula" tau la deeng to ma"niat kadake mala lambi" tama di kampung. Mua" la lambi"ri tama, u"da la mala sohong membali" ke u"da I mangtambai sando ato to manara. Sa"bang indoo mea mesanna cara anna malai messohong. Susi indoo to tadeeng naissang laing di kampung yak terpaksang tea kasi naterima mandang tuho siola to Pembuni.
To Ma"borro-borro mangbaha kasedaang, iyang too kedo kadake tanapurae lako to Mambi. Menna-menna mangissang sisi"da to Mambi, u"da lanasara ma"barro-borro. Susi ke messohongi, u"da la mala lambi", anna tamala toi membali" napabuling issinna kampung, padahal dio lolo siang di ungenna ma"puta"-puta".
Deeng pi tau mangkambaroang mene pa"kalehai. Biasanna to buling u"da mala naita lalang anu" la melo naola. Deeng to ceritana to Mambi ke indoo lako to" kaju kasalle deng to pangampana. Deeng toi to Mambi mala si pa"kada to Pembuni.
Nasangang tau to Pembuni si nasua to Mambi mangpabuling to mang"niat kadake. Indoo lako napake to Mambi mangjagai kampungna. Deeng mesa wattu, deeng tau sule la mangala lita"na to bara" kampung la napajari transmigrasi. Indoo tappa kasalle, tae mesa batang kaju mala natila". Deeng mi mangtiloaang rara, deeng mi tappa kasalle baba ara"na. Asanna indee cerita, ngenak tahung 1998.
"Asanna Indee Caritana"

Terjemahan Bahasa Indonesia
Entah benar atau tidak, begitulah pengakuan sebagian besar masyarakat di Kampung Ulu Mambi, Mamasa. Siapa pun yang masuk ke wilayah ini tidak boleh berniat jahat, karena orang yang berniat buruk dipercaya akan mengalami kesialan. Seseorang mungkin saja dapat masuk ke kampung itu dengan niat licik, tetapi ketika urusannya telah selesai dan ia hendak keluar dari Ulu Mambi atau desa sekitarnya, dipercaya ia tidak akan menemukan jalan keluar.
Tidak pernah ada cerita bahwa orang yang berniat jahat dapat keluar dari kampung ini dengan sendirinya. Jika pun bisa lolos, hal itu hanya terjadi bila ia dibantu oleh orang pintar atau dukun setempat. Hanya dengan cara itulah seseorang bisa terbebas. Orang yang tidak memiliki kenalan dan bersikap angkuh justru akan semakin celaka, karena masyarakat setempat dan makhluk gaib penjaga kampung tidak menyukai kesombongan.
Orang Mamasa dikenal sangat peka membaca tanda-tanda. Mereka mudah mengetahui siapa pendatang yang berniat buruk, karena watak dan niat seseorang dipercaya dapat segera terbaca. Jika seseorang "dikunci jalannya", ia tidak bisa keluar dan akan terus berputar-putar di dalam kampung, padahal hari masih terang dan ia merasa berjalan lurus. Biasanya seseorang baru sadar setelah ada orang yang menegurnya. Saat itulah ia menyadari bahwa selama berjam-jam ia hanya berputar di satu tempat.
Makhluk gaib inilah yang dipercaya membuat pendatang berniat jahat tersesat. Mereka digunakan secara spiritual untuk menjaga kampung dari ancaman. Pada suatu waktu, petugas kehutanan dan transmigrasi hendak mengambil tanah di wilayah Ulu Mambi. Namun tidak satu pun pohon besar dapat mereka robohkan, meski menggunakan parang, kapak, gergaji mesin, bahkan alat berat. Sebagian petugas bahkan mengalami gangguan berat, seperti muntah darah dan perut membengkak. Semua peristiwa ini dipercaya terjadi pada tahun 1998.
"Demikianlah Cerita Rakyat tentang Ulu Mambi"

Diceritakan kembali oleh Ari Chandra/Misbahuddin

Lokasi Geografis Cerita

Bagikan Cerita Ini:

Cerita Terkait di Desa Ulu Mambi, Kec. Mambi, Kab. Mamasa