Portal Digitalisasi Cerita Rakyat & Warisan Tradisi Lisan Sulawesi Barat
PusakaDigital Sulawesi Barat
Beranda Katalog Cerita Peta Budaya Agenda Riset
Desa Makuang, Kec. Messawa, Kab. Mamasa

ASSALNA MESSAWA (ASAL USUL MESSAWA)

22 May 2026 -3.306271, 119.376852
ASSALNA MESSAWA (ASAL USUL MESSAWA)

Naskah Dokumen Digital (PDF)

Transkrip lengkap atau naskah asli Lontara

Buka / Unduh Naskah PDF
Konon tu"u to tau Mesawa, asalna Lembang Mesawa naissangga" dari mesa sawa (ular piton) ma"mai lako Sindaga Manik Mamasa. Sawa indo"e na"mai yolo dari Mamasa, lendu" lako Sumarorong, anna diang mesa batu naissangga" Batu Sawa, artinna batu na"belang dianna di"potongan sawa. Dari Sumarorong, sawa indo"e pole lako Saing di Mesawa, anna napattama lako mesa pa"tondokan naissangga" Bumbussawa di wilayahna to" Desa Makuang. Tae lama na"tondok dio, aka tae mapia nisading, sawanna mappalendong sule, mallendu" manjalang Salu Sumule, lendu" lako Salu Sakka Mesawa.
Nalendu" lako dio Salu Sakka, diang mesa kafilah mallendu" melewa. Ia na"paissang "Pa"tondokan apa di"e"? To tau dio na"pikkir ia na"kada "Apa dipaka""? Ia na"jawab "Mambassa sawa" (menangkap ular). Jadi, apa dipaka"? "Menangkap sawa."
Na iya, to Belanda na"tulisi "Sawah", padahal makna na"to Mamasa indo"e mambassa sawa, tae pa"tondokan. Saba" dianna, sawanna indo"e pole mallendu" lako Salu Sakka, melilik banni"na, anna malilu-lilu, la"ba" mappajamma mate, jadi batu. Sampai tu"u"na, masih diang tanda fisikna di dio. Dulu to tau dio masele Aluk Mapurondo, tomatua, anna sawanna indo"e na"sembah. Tapi dio tu"u", saba" perkembangan jaman, indo"e tae na"pakai duka"na.
"Suppik!"
Terjemahan Bahasa Indonesia
Konon cerita masyarakat bahwa terjadiannya lembang Mesawa ini berasal dari adanya ular yang melolong mai (datang dari) Sindaga Manik Mamasa. Jadi berangkat dari Mamasa itu ular sawah (ular piton) kalau sekarang singgah di Sumarorong diang disangga (ada yang disebut) Batu Sawa artinya batu menjadi batu terbelah tempat potong ular itu. Setelah sampai di Saing di Messawa mala tama disanga (bisa disebut) Bumbussawa yang ada di wilayah Desa Makuang sekarang. Karena mungkin tidak betah di sana atau tea mapia nisading akhirnya dia bergeser menyusuri sungai Sumule masuk di Salu Sakka Mesawa.
Nah, setelah sampai di sana ada kafilah lewat lalu dia bertanya hanya karena mereka tidak kesalahpahaman bahasa sehingga mereka bertanya. Kafilah itu mengatakan "Kampung apa ini"? Masyarakat di situmenganggapnya bahwa ditanya, "Apa dibikin"? Akhirnya mereka menjawab "Menangkap Sawa." Nah. apa dibikin? Akhirnya dibilang menangkap Sawa. Nah, sehingga orang Belanda itu menulis di sawah yang sebenarnya. Jadi, sebenarnya itu menangkap ular Sawa, bukan kampung. Sehingga lama-kelamaan, ular itu masuk di Salu Sakka dan melilkan badanya mungkin berjemur sampai menjadi batu sampai sekarang masih ada bukti fisiknya. Ya, dulunya memang saya di sembah masih aluk mapurondo (agama budaya) atau tomatua. Tapi sekarang ya dengan adanya perkembangan sudah tidak terjadi lagi begitu.
"Selesai!"

Diceritakan kembali oleh Sura'

Lokasi Geografis Cerita

Bagikan Cerita Ini:

Cerita Terkait di Desa Makuang, Kec. Messawa, Kab. Mamasa