Portal Digitalisasi Cerita Rakyat & Warisan Tradisi Lisan Sulawesi Barat
PusakaDigital Sulawesi Barat
Beranda Katalog Cerita Peta Budaya Agenda Riset
Desa Nosu, Kec. Nosu, Kab. Mamasa

LEMBA???NA PEMBUNI LAN PANGGALA??? RATTE BO???TEK (MUNCULNYA MANUSIA MISTERIUS DALAM HUTAN RATTE BO???TEK)

22 May 2026 -3.113848, 119.456056
LEMBA???NA PEMBUNI LAN PANGGALA??? RATTE BO???TEK (MUNCULNYA MANUSIA MISTERIUS DALAM HUTAN RATTE BO???TEK)

Naskah Dokumen Digital (PDF)

Transkrip lengkap atau naskah asli Lontara

Buka / Unduh Naskah PDF
Nakua tula"na jomai masyarakat Nosu, panggala" Ratte Bo"tek yamo ninan nanei ummanna buda tula", yamo aka tae mala naita mata. Na saga masyarakat Nosu kumua "Pembuni", illan artinna yamo tau tae bisa diita, sapo tau mak ma"tok ri bisa mitai. Yamo makka na patongan tula"-tula"na tau umakka molai kadadian lan panggala" yate"e.
Battu tonganna raka, battu digaragai piaga raka, dengan ukkuai kumua makka torro miru" kawa lan panggala" yate"e. Nakua kumua, ilan panggala" yate"e buda banua sola pira-pira warung jo sa"de lalan. Yatu sitarru"na, dengan aka senga"-senga" na olai pira-pira sapiri yamo sii biasa ummolai panggala" yate"e. Yatu aka senga"-senga" na olai yamo oto na nei dao tae" na bela kendek ummolai lalan yate"e, na kakendekan tae sya tuka" maro. Ke makka mi sapiri umpatorro pelo"na jo tete lan panggala" yate"e, mane ri oto na nei bisa menonok maelo tang dengan kakadakean.
Lemba"na asu dio sa"de lalan panggala" Ratte Bo"tek. Lemba"na asu lan panggala" yate"e tanggia dikua-kua pianga, sapo tonganna. Dengan pira-pira tau saba" umakka mitai, yamo aku mesa". Asu umakka lemba" kuita ta"pa" yamo asu mak bulu mabussang-bussang sola asu malotong sipoloan mabussang. Senga"na yate"e, asu tae kik na buroroi susi asu senga"na.
Dengan mesa" masyarakat umakka ma"kada kumua makka uccoba rambai yate"e asu, saba" yate"e asu tae dengan mak buroro sola tae uppatorro ninan yate"e. Makkai to unrambai asu senga"-senga" mi kale na nasa"ding.
Attu yato"o, lan panggala" yate"e tae tappak dengan banuanna tau. Yari te denganna anggemi to" kayu sisinna panggala". Dengan tau uppokadai kumua yate"e asu dibiasa lemba" lan panggala" Ratte Bo"tek yamo tau battu disanga "Pembuni". Unroba kalena mendadi asu, saba" makari mokai ke diitai rupanna tonganna susi tau.
Dengan duka pokadai kumua yate"e asu-asu yamo to mappui panggala" Ratte Bo"tek, battu dikua pa"daga"na panggala" Ratte Bo"tek. Pira-pira aka dadi lan panggala" Ratte Bo"tek mandu mak pakarannu. Yamo to"o lan panggala" yate"e tae tappak dengan aka-aka anggeri, sapo tete na lalan na gulilingi to" kayu mandu buda. Tae dengan banua na warung.
Sapo ke lan lino to dolo ambai tonganna, yamo denganna banua warga sola warung-warung.
Nakua tula"na masyarakat, yamote rupa tau membuni (Pembuni), battu yamo disanga lan lino senga", yamo undagai Tondok Nosu jomai tau la mak palako kadakean.
"Suppik!"


Terjemahan Bahasa Indonesia
Menurut cerita sebagian masyarakat Nosu dan sekitarnya, Hutan Ratte Bo"tek merupakan tempat yang menyimpan banyak kisah misteri tentang makhluk tak kasat mata. Masyarakat Nosu menyebut makhluk tersebut sebagai "Pembuni", yang berarti sosok manusia yang tidak dapat dilihat dan hanya bisa disaksikan oleh orang-orang tertentu. Hal ini diyakini berdasarkan cerita-cerita dari orang yang pernah melewati dan mengalami peristiwa di hutan tersebut.
Entah fakta atau mitos, ada yang mengatakan bahwa ia pernah singgah minum kopi di sebuah warung di dalam hutan itu. Menurut pengakuannya, di dalam hutan tersebut terdapat banyak rumah dan beberapa warung yang berada di dekat jalan. Selain itu, terdapat pula berbagai kejadian aneh yang sering dialami para sopir yang melintasi kawasan tersebut. Salah satu kejadian yang sering terjadi adalah mobil yang mereka kendarai tidak mampu mendaki jalan, padahal tanjakan tersebut tergolong sedang. Namun, setelah sopir meletakkan rokok di jembatan yang berada di hutan itu, mobil tersebut dapat kembali berjalan dengan lancar tanpa kendala.
Kemunculan sosok anjing di pinggir jalan Hutan Ratte Bo"tek juga menjadi cerita yang sering dibicarakan. Kemunculan anjing ini bukan sekadar mitos, melainkan dianggap sebagai fakta oleh sebagian masyarakat. Beberapa orang mengaku pernah melihatnya secara langsung, termasuk saya sendiri. Anjing yang pernah saya saksikan memiliki bulu berwarna putih, oranye, serta perpaduan hitam dan putih. Anehnya, anjing-anjing tersebut tidak pernah menggonggong seperti anjing pada umumnya.
Salah seorang masyarakat pernah bercerita bahwa ia mencoba mengusir anjing tersebut, namun anjing itu tidak menggonggong dan juga tidak meninggalkan tempatnya. Setelah mencoba mengusirnya, orang tersebut justru merasakan keanehan pada tubuhnya.
Sementara itu, dalam kenyataannya, di hutan tersebut sama sekali tidak terdapat rumah milik warga. Yang ada hanyalah pepohonan lebat layaknya hutan pada umumnya. Namun, ada pula yang meyakini bahwa anjing yang sering muncul di Hutan Ratte Bo"tek merupakan jelmaan dari sosok manusia misterius tersebut. Ia diyakini mengubah wujudnya menjadi anjing karena tidak ingin wujud aslinya, yang menyerupai manusia, terlihat secara langsung. Ada juga pendapat lain yang menyatakan bahwa anjing-anjing tersebut adalah milik penjaga hutan tersebut.
Berbagai peristiwa yang terjadi di Hutan Ratte Bo"tek memang sangat mengherankan. Padahal, secara kasat mata, di hutan tersebut tidak terdapat apa pun selain jembatan dan jalan yang dikelilingi pepohonan lebat. Tidak ada perumahan maupun warung. Namun, dalam dunia gaib, menurut kepercayaan sebagian masyarakat, kemungkinan keberadaan rumah-rumah dan warung-warung tersebut memang benar adanya.

Menurut cerita masyarakat, sosok-sosok tersebut merupakan Pembuni, yakni manusia yang bersembunyi dan berada di dunia lain, yang bertugas menjaga serta melindungi wilayah Nosu dari orang-orang yang berniat jahat.
"Selesai!"

Diceritakan kembali oleh Titus Solon

Lokasi Geografis Cerita

Bagikan Cerita Ini:

Cerita Terkait di Desa Nosu, Kec. Nosu, Kab. Mamasa