Portal Digitalisasi Cerita Rakyat & Warisan Tradisi Lisan Sulawesi Barat
PusakaDigital Sulawesi Barat
Beranda Katalog Cerita Peta Budaya Agenda Riset
Desa Tondok Bakaru, Kec. Mamasa, Kab. Mamasa

TOPEMBUNI (ORANG YANG BERSEMBUNYI)

22 May 2026 -2.939031, 119.378224
TOPEMBUNI  (ORANG YANG BERSEMBUNYI)

Naskah Dokumen Digital (PDF)

Transkrip lengkap atau naskah asli Lontara

Buka / Unduh Naskah PDF
Naala" di lino"na inde" tau" ma"paissanganna Topembuni. Mesa" tau" naola mai di Pinrang, melo" ma"gatta" utang barangna ia na"pa"lettu di toko-toko. Naola ia pakke motor. Nakke" sore, naola melo" mulai. Tapi waktu ia lako di olonna banua anna toko, naparasa" ia te" mapia. Meskipun susi, tetap ia melo" mulai.
Nalambi" ia di jembatan pokok, hape-na tiba-tiba tae" na"kamma" dihubungi. Istrina naparasa" bingung anna mangalloi, natelepon sala" mesa" langgananna. Naissanganna tau"na, napassanganna: "Sore tadi naola"na mulai bapak." Tapi hati istrina tetap tae" mapia, nasanga" ada pa"la"bianganna.
Akhirna, diadua" di polisi. Polisi mancari anna ma"cek, naparandai" kalau sinyal terakhirna ada di jembatan pokok. Tapi tae" ia nadua". Tolu" bulan parallu, ia napokada" di Kendari, sibawa motornna. Motorna masih mapia, tae" pa"dadianna, anna doi"na tetap ada di jok motor.
Naissanganna tau" ma"pissang, tau"na dipokada" di lindona tau" Topembuni. Anak-ku mandapo" ma"sang: "Inde" to lindona tau" Pembuni." Polisi mangpokada" motornna saba" naala"na laporan hilang, anna plate-na susi napokada".
Nalambi" di polisi, napetanna: "Mai mana iko"? Tapi ia bingung, tae" naissang napattantu. Polisi mangalloi istrina, lalu naantari ia mulai lako Polewali atau Mamuju. Nalambi"na di situ, ia patanda susi tau" bingung, susi tau" naola" mai di ale"na belantara.
Naissanganna tau" lain, pa"la"bianganna susi inde" sering dadi. Mesa" temanna ma"sang: sering muncul tau" susi inde" di ale"na. Tolu" bulan ia tae" napokada", istrina diang ma"bunting sampai naola" melahirkan, baru suaminna napokada".
"Suppik!"

Terjemahan Bahasa Indonesia
Pernah terjadi di daerah ini sebuah peristiwa yang diyakini berkaitan dengan keberadaan Topembuni. Seorang laki-laki dari daerah Pinrang datang ke wilayah ini untuk menagih utang barang dagangan yang sebelumnya telah ia titipkan di beberapa toko. Ia datang menggunakan sepeda motor. Setelah selesai menagih pada sore hari, ia berniat pulang. Namun, ketika berada di depan sebuah rumah yang juga terdapat toko, ia tiba-tiba merasa tidak enak hati. Meski begitu, ia tetap memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang.
Sesampainya di sekitar jembatan utama, ponselnya tiba-tiba tidak bisa lagi dihubungi. Istrinya yang merasa cemas kemudian menelepon salah satu langganan suaminya. Dari keterangan orang tersebut, suaminya dikatakan sudah pulang sejak sore hari. Namun, firasat sang istri tetap mengatakan bahwa telah terjadi sesuatu yang tidak wajar.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Dari hasil pelacakan, nomor ponsel terakhir terdeteksi berada di sekitar jembatan utama. Pencarian dilakukan, namun tidak membuahkan hasil. Hingga tiga bulan kemudian, orang tersebut justru ditemukan di daerah Kendari bersama sepeda motornya. Yang mengherankan, sepeda motor itu masih dalam kondisi baik, dan uangnya masih tersimpan utuh di dalam jok motor.
Menurut cerita yang beredar, orang tersebut ditemukan di wilayah yang diyakini sebagai tempat bermukimnya Topembuni. Anak penutur juga mengatakan bahwa daerah itu memang dikenal sebagai wilayah Topembuni. Polisi yang menemukan motor tersebut sebelumnya telah menerima laporan kehilangan dengan ciri-ciri kendaraan yang sama.
Setelah diamankan oleh polisi, orang tersebut ditanya berasal dari mana, namun ia tampak bingung dan tidak dapat menjelaskan dengan jelas. Polisi kemudian menghubungi istrinya dan mengantarnya kembali ke Sulawesi Barat, hingga akhirnya bertemu kembali dengan keluarganya di Polewali atau Mamuju. Keadaannya terlihat seperti orang yang linglung, seolah-olah baru keluar dari hutan.
Beberapa orang mengatakan bahwa kejadian seperti ini sering terjadi. Ada teman yang menyebut bahwa orang-orang tertentu kerap "muncul dan menghilang" di kawasan hutan tersebut. Selama tiga bulan menghilang, sang istri bahkan dalam keadaan hamil hingga akhirnya melahirkan sebelum suaminya ditemukan.
"Selesai!"

Diceritakan kembali oleh Mardia

Lokasi Geografis Cerita

Bagikan Cerita Ini:

Cerita Terkait di Desa Tondok Bakaru, Kec. Mamasa, Kab. Mamasa