Portal Digitalisasi Cerita Rakyat & Warisan Tradisi Lisan Sulawesi Barat
PusakaDigital Sulawesi Barat
Beranda Katalog Cerita Peta Budaya Agenda Riset
Tande Timur, Kec. Banggae Timur, Kab. Majene

KU'BUR PITUS SUSUN DI TANDE (KUBURAN TUJUH LAPIS DI TANDE)

12 June 2026 -3.516274, 118.986768
KU'BUR PITUS SUSUN DI TANDE (KUBURAN TUJUH LAPIS DI TANDE)

Naskah Dokumen Digital (PDF)

Transkrip lengkap atau naskah asli Lontara

Buka / Unduh Naskah PDF
Diang mittule tau mangapa na pitu susung rie ku"bur di Tande anu disanga Ku"bur Lombeng Susu. Menuru" tomawuweng diolo", ku"bur di"o pitu susung nasaba" carita diolo" ri Mandar.
Diolo" kala, banua"-banua" kaiyang mappalewa daerahna. Wattu di"o, Banua" Bone mellamba melo makkuasai Mandar. Tappana lambi ri Mandar, andiang le"ba mala maattai ponggawana Bone apa macanga sannai anna mapia taktikna.
Tapi diang mesa to mudi" Mandar mancaga. Ia melo massappa" sanggana"na siola mappagau" taktik. Narumungmi dolo to mudi"-mudi" Mandar anna napaissanni carana: mua ia silambi tau Bone, tau Mandar pura-pura mallele anna massangga" marakke". Jari pura-pura rio napategang.
Ponggawana Bone naissangi diang to mudi" mesa mancaga, jari melo napajar pengawalna. Jari to mudi" Mandar di"o diangkatmi manjari pengawal ponggawana Bone.
Tappana rio, naissangimi to mudi"e mua ponggawana Bone diang jima"na (benda pusaka). Jari ia tarrus nadekkangi lao apa melo naala jima"na. Mesa allo, wattu ponggawana mellamba mando (mandi), malai naala jima"na. Pura napiala jima"na, malai napatei ponggawana Bone.
Anggannana pasukan Bone betai, maindongmi malai. Iya mi tu"u diang disanga paku, tanda perbatasan anu dipatto mate ri tondo liwanna Pajalele, pokokna ri perbatasan Mandar anna Bugis.
Menuru" carita diolo", ku"bur di Tande disanga pitu susung apa pappasalama pitu banua" kaiyang ri biring Bone. Diang tau nasanga lombeng susuna, padahal andiang tongan; maksudna ia penyelamat pitu banua". Iya mi tu"u mangapa ku"bur di"o pitu susung.
"Pura!"

Terjemahan Bahasa Indonesia
Banyak orang bertanya mengapa makam di Tande itu memiliki tujuh tingkat. Makam tersebut dikenal dengan nama Kubur Lombeng Susu. Menurut cerita orang-orang tua dahulu, makam itu bertingkat tujuh karena berkaitan dengan sebuah peristiwa besar pada masa lampau di Mandar.
Pada zaman dahulu, kerajaan-kerajaan besar saling memperluas wilayah kekuasaannya. Saat itu, Kerajaan Bone datang untuk menguasai wilayah Mandar. Ketika pasukan Bone tiba, tidak ada yang mampu mengalahkan mereka karena kepemimpinan panglima perangnya sangat tangguh dan memiliki strategi yang hebat.
Namun, ada seorang pemuda Mandar yang cerdas dan berani. Ia ingin melawan dengan menggunakan siasat. Ia mengumpulkan para pemuda Mandar dan menyampaikan rencananya: apabila ia maju menghadapi pasukan Bone, maka orang-orang Mandar harus berpura-pura mundur dan takut. Rencana itu pun dijalankan.
Panglima Bone melihat keberanian dan kecerdikan pemuda tersebut. Ia tertarik dan kemudian mengangkatnya menjadi pengawal pribadinya. Setelah menjadi pengawal, pemuda itu mengetahui bahwa panglima Bone memiliki sebuah jimat atau benda pusaka yang memberinya kekuatan.
Pemuda Mandar itu kemudian mencari kesempatan untuk mengambil jimat tersebut. Pada suatu hari, ketika panglima pergi mandi, ia berhasil mengambil jimat itu. Setelah jimat tersebut dikuasainya, panglima Bone akhirnya dapat dikalahkan dan dibunuh. Pasukan Bone pun melarikan diri kembali ke daerahnya.
Sejak saat itu, di wilayah perbatasan Mandar dan Bugis dikenal istilah "paku", yaitu tanda batas wilayah yang dipatok kuat sebagai pertahanan.
Menurut cerita turun-temurun, makam di Tande dibuat tujuh tingkat sebagai simbol bahwa tokoh tersebut telah menyelamatkan tujuh kerajaan besar di wilayah sekitar Bone. Ada pula yang menafsirkan nama "Lombeng Susu" secara harfiah, tetapi makna sebenarnya bukan demikian. Makam bertingkat tujuh itu melambangkan jasa besar sang pahlawan yang menyelamatkan tujuh kerajaan. Itulah sebabnya makam tersebut dikenal sebagai Kubur Pitu Susung.
"Selesai!"

Diceritakan kembali oleh Sahlul/Nur Faiqul Islam

Lokasi Geografis Cerita

Bagikan Cerita Ini:

Cerita Terkait di Tande Timur, Kec. Banggae Timur, Kab. Majene