Kelurahan Aralle, Kec.Aralle, Kab. Mamasa
TOSIPULIBULANG (GERHANA BULAN)
22 May 2026
-2.918256, 119.121654
Naskah Dokumen Digital (PDF)
Transkrip lengkap atau naskah asli Lontara
Nde allo lako pa"ceritangkoa kadahianna iyowaang tosipulibulang. Nde aha diowaang tosipulibulang aka napasang di anakna ma"ke to kiama"i bulang, anna pa"da: "A anakku, ya"dango peanga ma"ke to ahai tanda-tanda diang to ndii."
Pissanganna, lambi wattunna kiama" bulang, moning pattongang, moni padaling, moni asang liu, sama moni-moniang naponi masyarakat dahi nde nenek pa"dakale dipetindoangna.
Pissanganna ndee diitai neik dikalempei dihoi" petindoangna, aka dahi batunna dihoi salassa diang ndoo di owaang tosipulibulang. Dahi ndee nenek tosipulibulang dai aha mayatna dilamung, ampo batu supu sola panganna, peco-pecoangna, anna sampa-sampana.
Kasassi anna ndee batu dinde dinoa di lembangna Indo Kada Nenek di Tapako", diang nde naongei kadahianna tosipulibulang.
"Puhang Dolu!"
Terjemahan Bahasa Indonesia
Konon ada sebuah cerita tentang kejadian yang disebut Tosipulibulang. Yang disebut tosipulibulang bahwa ada pesan yang diberikan kepada anaknya. nenek itu berkata: "Anakku, nanti akan ada gerhana bulan kalau saya hilang pertanda itulah saya."
Akhirnya, gerhana bulan itu terjadi, terdengarlah suara kentongan, suara gong dan berbagai bunyian yang dibunyikan oleh masyarakat dan nenek itu menghilang di tempat tidurnya.
Nenek itu dicari dibawah tempat tidurnya ternyata sudah menjadi batu dibawa rumah Salassa. Nenek tosipulibulang tidak dkuburkan karena sudah menjadi batu lengkap dengan alat tumbuk daun sirih,
Sampai sekarang, batu itu masih ada dan disimpan di kampung Indo Kada Nenek di Tapako", sebagai bukti adanya cerita tentang tosipulibulang tersebut.
"Selesai!
Diceritakan kembali oleh Tanang
Pissanganna, lambi wattunna kiama" bulang, moning pattongang, moni padaling, moni asang liu, sama moni-moniang naponi masyarakat dahi nde nenek pa"dakale dipetindoangna.
Pissanganna ndee diitai neik dikalempei dihoi" petindoangna, aka dahi batunna dihoi salassa diang ndoo di owaang tosipulibulang. Dahi ndee nenek tosipulibulang dai aha mayatna dilamung, ampo batu supu sola panganna, peco-pecoangna, anna sampa-sampana.
Kasassi anna ndee batu dinde dinoa di lembangna Indo Kada Nenek di Tapako", diang nde naongei kadahianna tosipulibulang.
"Puhang Dolu!"
Terjemahan Bahasa Indonesia
Konon ada sebuah cerita tentang kejadian yang disebut Tosipulibulang. Yang disebut tosipulibulang bahwa ada pesan yang diberikan kepada anaknya. nenek itu berkata: "Anakku, nanti akan ada gerhana bulan kalau saya hilang pertanda itulah saya."
Akhirnya, gerhana bulan itu terjadi, terdengarlah suara kentongan, suara gong dan berbagai bunyian yang dibunyikan oleh masyarakat dan nenek itu menghilang di tempat tidurnya.
Nenek itu dicari dibawah tempat tidurnya ternyata sudah menjadi batu dibawa rumah Salassa. Nenek tosipulibulang tidak dkuburkan karena sudah menjadi batu lengkap dengan alat tumbuk daun sirih,
Sampai sekarang, batu itu masih ada dan disimpan di kampung Indo Kada Nenek di Tapako", sebagai bukti adanya cerita tentang tosipulibulang tersebut.
"Selesai!
Diceritakan kembali oleh Tanang