Desa Puttada, Kec. Sendana, Kab. Majene
I BOYO
11 June 2026
-3.355742, 118.860631
Diang ana" mesa sangana Boyo". Indo na anna papa"na panguma. Diang luluare"na Boyo", andi"na towaine sangana Boyo" todi"e. Sualang allo indo na ma"ua di ana"na, "Peapi boyo" di dapur." Boyo" di jaman di"e sangana labu.
Andi"na sangana Boyo" tongan, jadi indo na sangka boyo" labu napapeapi. Tapi kakanna tatta"-tatta" andi"na, napapeapi. Tappana indo na meita, ma"ua, "Apa anu mupeapi"? Tappana nalolong, meita andi"na napapeapi.
Papa"na ma"ua, "Ana" anu patut ditibiang." Kakanna simata sumangi, saba" namalolong gau"na. Iyamo nasanga tori" andi"na napapeapi. Masai ri"o kakanna tarrus manghibur indo na anna papa"na, sampe" inda naingarang pole andi"na. Tapi si kakak tarrus sumangi allo bongi.
Sualang allo ma"ua di indo na anna papa"na, "Tibiangnga" yau, saba" iyya gau"ku." Indo na ma"ua, "Inda kami tibiang"o." Tapi kakanna tarrus makkokko minta ditibiang.
Tappana indo na ma"bikin pitu atupe" jadi bekalna. Indo na ma"antar"i lao di buttu tanggoling-goling. Saban buttu napandei mesa atupe" anna ma"ua nyanyian:
"O indo", indo", muwawa yau lao di buttu tanggoling-goling indo"..."
Tappana pitu buttu napolei, indo na anna ana"na sirambang sumangi. Indo na mulei, kakanna tarrus lao sia-sia. Nalolong pipa bambu (taloro"), nasanga diang tau di olo"na. Naitami sapo" anna diolo"na diang nene". Nene" ma"ua, "Kasian cucu"ku," anna natarima.
Nene" napapandei jepa. Sisa jepa natappa" di lita", niala asu mara"dia anna naala lao di mara"dia. Mara"dia massang "Diang towaine di olo" sapo" e." Naitami anna nabuka kelambu pitu lapis, natemu towaine malolo. Mara"dia malamar anna nakawengngi.
Diangmi ana"na mesa, sangana Badaria. Sualang allo mara"dia ma"ua, "Uissangmo kampummu"? Nauwwa, "Uissang." Jadi ma"antar lao di kampunna siola pa"ganrang. Tau di lembang ma"ua, "Badaria pole siola mara"dia!" Indo na sumangi saba" monge"na jawana saking nasipuleang. Tappana massolo, nasipuleangmi. Badaria ma"ua, "Indo", sabar mo. Polea" polea" mi." Jadi polei siola mara"dia. Tamatmi caritana i Badaria.
"Tamma"!"
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ada seorang anak bernama Boyo". Ayah dan ibunya adalah petani. Ia memiliki seorang adik perempuan. Suatu hadi ibunya berkata, "Masaklah boyo" di dapur." Pada masa itu, boyo" adalah sebutan untuk labu.
Kebetulan nama adiknya juga Boyo". Ibunya mengira yang dimasak adalah labu, tetapi ternyata kakaknya memotong-motong adiknya sendidi dan memasaknya. Ketika ibunya datang melihat, ia terkejut karena yang dimasak adalah anaknya sendiri.
Ayahnya berkata dengan marah, "Anak seperti ini pantas dibuang." Kakak itu menangis karena menyesali perbuatannya. Ia sadar bahwa yang dimasaknya adalah adiknya sendiri. Sejak saat itu, kakak tersebut berusaha menghibur orang tuanya agar mereka tidak terus larut dalam kesedihan. Namun ia sendidi tetap menangis siang dan malam karena rasa bersalahnya.
Suatu hadi ia berkata kepada orang tuanya, "Buanglah aku, karena akulah penyebab semua ini." Ibunya menolak, tetapi ia terus memaksa agar dibuang sebagai penebus kesalahannya.
Akhirnya ibunya membuat tujuh ketupat sebagai bekal. Ia mengantar anaknya melewati tujuh gunung. Di setiap gunung, anak itu memakan satu ketupat sambil bernyanyi sedih,
"Oh ibu, ibu, engkau membawaku ke gunung tanggoling-goling, ibu""
Setelah melewati tujuh gunung, mereka berpelukan sambil menangis. Ibunya kembali pulang, sedangkan anak itu melanjutkan perjalanan seorang didi tanpa arah. Ia mengikuti aliran pipa bambu dan yakin di ujungnya pasti ada manusia. Ia menemukan sebuah pondok dan seorang nenek tua yang merasa kasihan lalu menerimanya tinggal bersama.
Suatu hadi nenek itu membuat jepa. Sisa jepa yang jatuh ke tanah diambil oleh anjing raja dan dibawa ke istana. Raja yakin ada seorang gadis di pondok itu. Ia datang, membuka kelambu tujuh lapis, dan menemukan gadis cantik. Raja lalu melamarnya dan menikahinya.
Mereka memiliki seorang anak bernama Badaria. Suatu hadi raja bertanya apakah ia masih ingat kampung halamannya. Ia menjawab ingat. Maka mereka pun pergi bersama rombongan musik menuju kampungnya. Orang-orang kampung berkata, "Badaria datang bersama raja!" Ibunya yang lama bersedih sampai wajahnya penuh bekas tangisan pun terharu. Mereka akhirnya bertemu kembali dengan penuh haru. Badaria berkata, "Ibu, bersabarlah. Aku akan sering kembali." Setelah beberapa hari, ia kembali ke istana bersama raja. Tamatlah kisah Badaria.
"Selesai!"
Diceritakan kembali oleh Sanaria
Andi"na sangana Boyo" tongan, jadi indo na sangka boyo" labu napapeapi. Tapi kakanna tatta"-tatta" andi"na, napapeapi. Tappana indo na meita, ma"ua, "Apa anu mupeapi"? Tappana nalolong, meita andi"na napapeapi.
Papa"na ma"ua, "Ana" anu patut ditibiang." Kakanna simata sumangi, saba" namalolong gau"na. Iyamo nasanga tori" andi"na napapeapi. Masai ri"o kakanna tarrus manghibur indo na anna papa"na, sampe" inda naingarang pole andi"na. Tapi si kakak tarrus sumangi allo bongi.
Sualang allo ma"ua di indo na anna papa"na, "Tibiangnga" yau, saba" iyya gau"ku." Indo na ma"ua, "Inda kami tibiang"o." Tapi kakanna tarrus makkokko minta ditibiang.
Tappana indo na ma"bikin pitu atupe" jadi bekalna. Indo na ma"antar"i lao di buttu tanggoling-goling. Saban buttu napandei mesa atupe" anna ma"ua nyanyian:
"O indo", indo", muwawa yau lao di buttu tanggoling-goling indo"..."
Tappana pitu buttu napolei, indo na anna ana"na sirambang sumangi. Indo na mulei, kakanna tarrus lao sia-sia. Nalolong pipa bambu (taloro"), nasanga diang tau di olo"na. Naitami sapo" anna diolo"na diang nene". Nene" ma"ua, "Kasian cucu"ku," anna natarima.
Nene" napapandei jepa. Sisa jepa natappa" di lita", niala asu mara"dia anna naala lao di mara"dia. Mara"dia massang "Diang towaine di olo" sapo" e." Naitami anna nabuka kelambu pitu lapis, natemu towaine malolo. Mara"dia malamar anna nakawengngi.
Diangmi ana"na mesa, sangana Badaria. Sualang allo mara"dia ma"ua, "Uissangmo kampummu"? Nauwwa, "Uissang." Jadi ma"antar lao di kampunna siola pa"ganrang. Tau di lembang ma"ua, "Badaria pole siola mara"dia!" Indo na sumangi saba" monge"na jawana saking nasipuleang. Tappana massolo, nasipuleangmi. Badaria ma"ua, "Indo", sabar mo. Polea" polea" mi." Jadi polei siola mara"dia. Tamatmi caritana i Badaria.
"Tamma"!"
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ada seorang anak bernama Boyo". Ayah dan ibunya adalah petani. Ia memiliki seorang adik perempuan. Suatu hadi ibunya berkata, "Masaklah boyo" di dapur." Pada masa itu, boyo" adalah sebutan untuk labu.
Kebetulan nama adiknya juga Boyo". Ibunya mengira yang dimasak adalah labu, tetapi ternyata kakaknya memotong-motong adiknya sendidi dan memasaknya. Ketika ibunya datang melihat, ia terkejut karena yang dimasak adalah anaknya sendiri.
Ayahnya berkata dengan marah, "Anak seperti ini pantas dibuang." Kakak itu menangis karena menyesali perbuatannya. Ia sadar bahwa yang dimasaknya adalah adiknya sendiri. Sejak saat itu, kakak tersebut berusaha menghibur orang tuanya agar mereka tidak terus larut dalam kesedihan. Namun ia sendidi tetap menangis siang dan malam karena rasa bersalahnya.
Suatu hadi ia berkata kepada orang tuanya, "Buanglah aku, karena akulah penyebab semua ini." Ibunya menolak, tetapi ia terus memaksa agar dibuang sebagai penebus kesalahannya.
Akhirnya ibunya membuat tujuh ketupat sebagai bekal. Ia mengantar anaknya melewati tujuh gunung. Di setiap gunung, anak itu memakan satu ketupat sambil bernyanyi sedih,
"Oh ibu, ibu, engkau membawaku ke gunung tanggoling-goling, ibu""
Setelah melewati tujuh gunung, mereka berpelukan sambil menangis. Ibunya kembali pulang, sedangkan anak itu melanjutkan perjalanan seorang didi tanpa arah. Ia mengikuti aliran pipa bambu dan yakin di ujungnya pasti ada manusia. Ia menemukan sebuah pondok dan seorang nenek tua yang merasa kasihan lalu menerimanya tinggal bersama.
Suatu hadi nenek itu membuat jepa. Sisa jepa yang jatuh ke tanah diambil oleh anjing raja dan dibawa ke istana. Raja yakin ada seorang gadis di pondok itu. Ia datang, membuka kelambu tujuh lapis, dan menemukan gadis cantik. Raja lalu melamarnya dan menikahinya.
Mereka memiliki seorang anak bernama Badaria. Suatu hadi raja bertanya apakah ia masih ingat kampung halamannya. Ia menjawab ingat. Maka mereka pun pergi bersama rombongan musik menuju kampungnya. Orang-orang kampung berkata, "Badaria datang bersama raja!" Ibunya yang lama bersedih sampai wajahnya penuh bekas tangisan pun terharu. Mereka akhirnya bertemu kembali dengan penuh haru. Badaria berkata, "Ibu, bersabarlah. Aku akan sering kembali." Setelah beberapa hari, ia kembali ke istana bersama raja. Tamatlah kisah Badaria.
"Selesai!"
Diceritakan kembali oleh Sanaria